Kangenan Masa Lalu. Galauan masa depan

by on Jumat, 20 November 2015

Assalamu'alaikum para pembaca yang budiman.

Udah lamaaaa sejak post terakhir dipublish, gak pernah ngepost lagi. Maklum lah orang sibuk, sibuk mikirin masa depan aku dan dia. Eaa hihihi

Hari ini, november, 21. Ngerasa jadi tawanan pekerjaan. Kaya terperangkap gitu. Masalahnya yg ditekuni sekarang bukan semata-mata kerjaan yg diidamkan. Ini udah mirip kelomang(umang) yg terlanjur pilih rumah bagus padahal rumah incarannya disebelahnya, mau pindah terlanjur berjuang keras ngerenovasi itu rumah. Udah banyak retakan yg dibetulin. Nah, gimana tuh, bisa dicerna? Enggak? Ah, kayanya pengandaiannya yg emang gak pas. Hehehe

Tiap hari mikirin masalah sensitif, masa depan. Bolak balik nyari ide, maju mundur nyari solusi, tapi ternyata blm dapet ide, belum nemu solusi. Yang ada hanya angin sepoi yang melintas depan muka. (Lebay).

Tapi suatu pagi ada suara gemuruh dari langit. Tiba2 aplikasi Quran di handphone bunyi:

Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya. (15: 22)

Dan saya pun tersadar, Allah yg menjamin masa depanku. Tugasku sekarang hanya mengabdi pada Nya, berikhtiar sekuatnya ikhtiar, dan berdoa seikhlas-ikhlasnya doa.

Selamat beraktivitas sahabat, 😀

No comments yet.

Write a comment:

Diberdayakan oleh Blogger.